Home » kekisah » Susuk Nyai Wilis

Susuk Nyai Wilis


angel_of_death_by_demonic101

Rumah sakit  semakin sepi. Aku masih berdiri di bangsal tempat Nyai Wilis dirawat.

Wanita renta itu terbujur lemas di ranjang. Nafasnya tampak semakin berat. Detak nadinya nyaris putus.

Hidupnya bergantung pada tabung infus dan selang oksigen.

Laura, cucu kesayangannya tertidur lelap di sampingnya.

Tiba-tiba matanya terbuka.

“Ambillah saya, Tuan!” pintanya lirih kepadaku.

Sejenak kami beradu pandang.

“Lepas susukmu!”  kataku sambil menyambar nyawa Laura.

banner-kontes-unggulan-63-300x214

34 thoughts on “Susuk Nyai Wilis

  1. Susuk kental manis cap enak.. yang penting enaaak….

    *disiram pake susu panas*

    Kereen, Om.. Tapi terlalu singkat untuk kisah ini sepertinya, terlalu banyak hal yang belum terjelaskan… #halah

Jejejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s