Home » kekisah » Mimpi Sang Presiden

Mimpi Sang Presiden


image

Warung Kopi Bang Jonet pagi ini lebih riuh dari biasanya.

Bangke !, baru aja gue mau nyosor tuh bibir Si Jande Mude, eh tiba-tiba gambar menjadi kabur, lalu amblas kagak tahu kemane”, Bang Gobang masih saja ngedumel.

“Kabur pegimane, Bang”, Cang Soleh mencoba mendesak.

“Itu mimpi lenyap tanpa bekas, gue ketiduran sampai siang”

*

Sidang kabinet berlangsung tegang. Wajah Presiden merah padam. Para menteri tertunduk, keringat berbondong-bondong keluar dari pori-pori mereka.

“Saya tidak mau tahu bagaimana caranya, mulai malam nanti kalian harus merazia mimpi-mimpi rakyat. Keluarkan aturan pelarangan mimpi !”, tegas Presiden tak seperti biasanya.

Sidang kabinet pun bubar. 

Dini hari sebelumnya. Di ranjang empuknya, Presiden terbangun. Mukanya memucat, nafasnya memburu. Dia segera membangunkan Ibu Negara, yang sedang nyenyak dalam tidurnya.

“Aku bermimpi, ada yang mencuri singgasanaku lalu membunuhku”

**

Pelarangan mimpi ini menimbulkan gejolak di negeri itu. Istana setiap hari menjadi padang demonstrasi. Tentara tak berdiam diri. Mereka bergerak di malam hari. Para pemimpin demonstran hilang satu per satu. Demonstrasi pun lama-lama berhenti. Malam menjadi bertambah lama. Kebosanan melanda negeri. Orang begadang tiap malam, membunuh kantuk yang kosong.

Orang-orang kaya pergi ke negara manca, hanya sekadar untuk menikmati tidur yang warna-warni. Lalu pulang ke tanah air menyelundupkan mimpi. Meski harus menghadapi pemeriksaan ketat di bandara. Kalau sial, ajal baginya.

***

Gadis penjual mimpi itu masih duduk di depan mejaku. Aku menatapnya ragu.

”Kali ini aku beli mimpimu”

****

Pagi masih mentah. Istana memerah.

3 jan 2013

(ilustrasi dicomot dari elfwood.com )

Jejejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s