Home » fiksimini » Fiksimini 161-170

Fiksimini 161-170


Kumpulan fiksimini edisi 161-170 :

  • MATAHARI TERBIT Retakan melebar. Kapalku tenggelam. ~ 21 Dec 2011
  • 7 BULANAN Di tengah acara, anakku lahir. ~ 28 Nov 2011 
  • IURAN Rakyat sepakat iuran. “Kita beli presiden tetangga.” ~ 29 Oct 2011
  • MASA PERTUMBUHAN Ibu terpaksa naik ke atas genteng. Adikku minta ASI. ~ 28 Oct 2011
  • ASURANSI JIWA “Boleh tahu sebab sakit jiwanya?” “Reshuffle” / “Maaf, tidak bisa di-klaim.” ~ 18 Oct 2011
  • SIDANG REDAKSI “Ini berita besok, kenapa jadi berita utama hari ini?” ~ 17 Oct 2011
  • “HARTA ATAU NYAWA?” Sukarela, dia serahkan nyawanya, lalu bergegas pergi membawa koper uangnya. ~ 10 Oct 2011
  • BELAJAR “Ini Budi. Ini bapak Budi. Ini ibu Budi.” Satu per satu kami masukkan karung. ~ 7 Oct 2011
  • SEBULAN LAGI. Lilitan stagen ini tak bisa lagi menutupi perutku. Aku pindahkan ke leher. ~ 3 Oct 2011
  • DI TAMAN MAKAM PAHLAWAN. Lelaki tua itu masih juga mendaftar. Meski telah ditolak berkali-kali. Namanya tak dikenal. ~ 29 Sep 2011 

Jejejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s