Home » kekisah » GADIS SUNYI

GADIS SUNYI


*

23.20 WIB

Gadis itu datang lagi. Seperti seminggu terakhir, dia datang saat kafe ini sudah sepi. Pesanannya pun sama. Segelas cappuccino hangat dan beefburger.

“Nunggu teman”, katanya setiap kali aku tanya kenapa sendiri..

Duduk di pojok kafe, dia nyalakan rokok dan membuka laptopnya.

**

23.30 WIB

Dia memesan lagi, segelas bir dingin dan kentang goreng. Dari jauh kulihat dia tersenyum sendiri, kadang bicara dan tertawa sendiri.

***

23.55 WIB

Aku menghampiri mejanya dan memberitahu bahwa kafe mau tutup. Dia segera berkemas dan membayar tagihan.

“Temannya gak jadi datang, Mbak?”

Dia hanya tersenyum penuh arti, lalu pergi.

Saat  aku bereskan makanannya, bir dingin itu berkurang pelan tapi pasti.

Entah kenapa malam terasa lebih dingin

Jejejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s