Home » kekisah » Sepenghisapan Rokok

Sepenghisapan Rokok


***

“Cling…!!”

Bunyi pemantik api. Lalu terdengar percik api membakar kertas.

Aku hanya bisa mendengar, mata dan mulutku dibungkam.  Tangan dan kakiku terikat erat. Aku teronggok di sudut ruangan yang sumpek. Bau keringat dan asap rokok berpadu. Seingatku sudah seminggu aku disekap di sini.

“Kita apakan orang ini, Ndan?. Semua barang bukti yang kita temukan di TKP lemah. Saya sudah paksa dia membuat pengakuan palsu tapi dia tetap saja keras kepala”

“Brengsek, kerja tak becus!!.  Semua media sudah memblow up kasus ini. Boss Besar sudah pesan, cari kambing hitam. Kamu mau dipecat?!”

“Tapi sudah mentok, Ndan. Dia sepertinya rela mati.”

“Ya sudah!”

Lalu kudengar langkah kaki mendekatiku.

 “Dorr!”

Sepuntung rokok jatuh.

Gelap

Jejejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s