Home » fiksimini » Fiksimini 121-130

Fiksimini 121-130


Rangkuman fiksimini edisi 121-130. Enjoy !

  1. MESIN PENENUN HUJAN – Kain hadiah darimu ini sangat cantik warna-warni. Seorang bidadari tersesat di indahnya pelangi. (16 Apr) 
  2. Dengan airmata bercucuran kukatakan, “Pulanglah, Nak. Kamu sudah mati. Percaya Papa.” (15 Apr )
  3. SIARAN LANGSUNG – Kami sekeluarga berkumpul di depan TV. Ibu melahirkan dalam kubur. (4 Apr )
  4. SINYAL BURUK – Meski menunggu lama, sepengal-sepenggal tubuhnya mulai terkirim. (4 Apr )
  5. PINDAH GIGI – Susunan giginya tak beraturan. Aku terjebak di lubang geraham. (4 Apr )
  6. ISYARAT – Pelan kuketuk pintu kamarmu. Belah dada, kilat betis dan kerling matamu tadi siang, aku paham. (31 Mar )
  7. PENANGKAL PETIR – Suratku luruh, sebelum sampai ke rumahmu. (29 Mar )
  8. SURAT TERAKHIR – Kucium dan kujilati perangko di amplopnya. Ada sisa lidahmu di situ. (28 Mar )
  9. KERETA TERAKHIR – Janjimu pulang. Di stasiun tua ini, kutunggu keretamu tiba. Saat ada raung ambulans melintas, aku was-was. (27 Mar )
  10. POLIGAMI – “Mana istri barumu ?” | “Ngabisin yang lama dulu.” (26 Mar )

Jejejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s