Home » kekisah » Senyum Terakhir, Tangis Pertama

Senyum Terakhir, Tangis Pertama


Namanya Ismail dari kata “I Smile”. Anak yang tak pernah menangis. Bahkan saat pertama dia lahir ke dunia, derai tawanya membahana.

Ibunya bernama Siti. Dia masih keturunan bangsawan, namun nasib berkata lain.

Petaka itu berawal 5 tahun yang lalu. Saat Siti pulang mengaji, seorang pemuda menggagahinya. Akibatnya Siti hamil. Keluarganya sangat malu. Siti dipaksa untuk menggugurkan kandungannya. Namun Siti menolak. Dia diusir dari rumahnya.

Suatu pagi, Siti membawa Ismail pergi. Di sebuah gundukan tanah merah mereka berhenti

“Mail, ini kuburan bapakmu”.

Ismail masih saja tersenyum. Tak lama kemudian, dua orang polisi meringkus Siti. Sebilah pisau jadi bukti. Siti tak bisa mengelak.

Hari itu pertama kali Ismail menangis. Ibunya tak pernah kembali.    

Jejejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s