Home » Aku » Totto-chan

Totto-chan


Buku itu sudah kelihatan lusuh. Sampul putihnya telah berganti kuning kecoklatan. Setelah aku buka halaman pertamanya, terlihat parafku dan tertera tanggal 22-07-04. Busyet….sudah tiga tahun buku ini teronggok di rak bukuku. Buku berjudul “Totto-chan, Gadis Cilik di Jendela” karya Tetsuko Kuroyanagi ini sudah terlalu lama aku sia-siakan. Padahal kata orang yang pernah membacanya buku ini sangat bagus terutama buat pendidikan anak. Setelah merampungkan “Anak Bajang” aku memang sempat tergoda buat membaca Tulalit-nya Putu Wijaya, tapi semalam aku bongkar2 lagi koleksi bukuku buat mencari si Totto-chan ini, dan akhirnya kutemukan dia di gudang belakang. Bertepatan dengan momen Farrel masuk playgroup, akhirnya kutetapkan hati untuk membaca buku ini.

Sampai tulisan ini dibuat aku sudah sampai ke halaman 90. Inti buku ini sih kayaknya tentang pengalaman gadis cilik yang mulai masuk sekolah dengan gurunya yang sangat mengasyikkan. Sampai sejauh ini sih aku merasa buku ini bagus dan mengingatkan bahwa masa kecil adalah momen terindah dalam hidup kita.

Pengalaman pertama masuk sekolah Farrel kemaren seru juga. Hari pertama dia begitu excited tapi diakhiri dengan hampir tertidur di kelas saat menjelang pulang. Hari kedua dan ketiga berjalan lancar. Di hari keempat, saat aku dan istriku sudah mulai kerja, dia nggak mau pakai baju seragam dan diakhiri juga dengan tragedi pipis di kelas. Hari ini seharusnya dia masuk sekolah, tapi karena dari kemaren badannya panas dan batuk dia hari ini tidak masuk sekolah. Cepet sembuh ya Nak….

Membaca buku dengan tidak tuntas memang menjadi kebiasaan burukku sejak lama. Apalagi kalau ditengah kalau sampai di tengah jalan aku merasa bukunya tidak menarik. Telah banyak korban buku yang tak terselesaikan. Dunia Sophie dan Misteri Soliter-nya Jostein Gaarder, Arok Dedes-nya Pram, My Name is Red dan White Castle-nya Orhan Pamuk, Digital Fortress-nya Dan Brown, Taiko-nya Eiji Yoshikawa, Buku keempat Kisah Klan Otori, Clear Present and Danger-nya Tom Clancy dan masih banyak lagi buku2 yang masih belum terselesaikan. Aku sih menganggap buku itu investasi, jadi masih bisa dibaca nanti-nanti.

Targetku sekarang ngabisin Totto-chan disambi baca Buku Pintar TOEFL…….Ayo semangat Mas…!!!

Jejejak

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s